banner 970x250
Film  

Film Pasukan 1000 Janda Angkat Perjuangan Laksamana Malahayati, Kisah Perempuan Aceh yang Bangkit Melawan Penjajah

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Indonesiakoma.com JAKARTA, 2 November 2026 – Kisah perjuangan perempuan dalam mempertahankan tanah air diangkat ke layar lebar melalui film Pasukan 1000 Janda. Dipersembahkan oleh Manara Films dan disutradarai Archie Hekagery, film bergenre fantasy action ini terinspirasi dari perjuangan Laksamana Malahayati bersama Pasukan Inong Balee di Tanah Aceh.

Mengangkat latar sejarah perjuangan melawan penjajah, Pasukan 1000 Janda menghadirkan kisah tentang kehilangan, keberanian, dan kekuatan perempuan yang memilih bangkit di tengah duka. Cerita berpusat pada Laksamana Malahayati yang diperankan Atiqah Hasiholan. Setelah kehilangan suaminya di medan perang, Malahayati kembali menghadapi ancaman penjajahan sekaligus memimpin para perempuan lain yang mengalami nasib serupa.

banner 325x300

Di bawah kepemimpinannya, para perempuan yang kemudian dikenal sebagai Pasukan Inong Balee dilatih untuk menguasai bela diri, menggunakan senjata, hingga menjalankan strategi perang gerilya di kawasan pesisir. Mereka mengubah kesedihan menjadi kekuatan untuk mempertahankan tanah kelahiran.

Sutradara Archie Hekagery mengatakan, film ini memadukan inspirasi sejarah dengan pendekatan fantasy action untuk menghadirkan tontonan yang penuh aksi sekaligus memiliki pesan emosional.

“Dengan balutan fantasy action yang terinspirasi dari kisah sejarah Malahayati, Pasukan 1000 Janda menyajikan tontonan yang akan menghibur, penuh aksi laga kolosal, dan bisa ditonton keluarga,” ujar Archie.

Ia menambahkan, kekuatan utama cerita ini terletak pada bagaimana para perempuan mampu bangkit dari kehilangan dan menjadikannya sebagai alasan untuk terus berjuang.

“Para perempuan di film ini membuktikan bahwa kehilangan bukan berarti akhir dari segalanya. Laksamana Malahayati dan Pasukan Inong Balee maju ke medan tempur berangkat dari rasa duka yang justru bertransformasi menjadi kekuatan besar untuk bangkit dan mempertahankan tanah air,” tambahnya.

Untuk menghidupkan karakter Laksamana Malahayati, Atiqah Hasiholan menjalani workshop action selama tiga bulan. Ia juga mempelajari penggunaan rencong, senjata tradisional khas Aceh, sebagai bagian dari persiapan memerankan sosok pemimpin pasukan tersebut.

“Ini adalah film action pertama saya. Saya harus melakukan adegan laga dengan tali sling di atas kapal, dan yang paling berkesan adalah saya harus duel satu lawan satu dengan aktor laga internasional berpengalaman Ron,” ungkap Atiqah.

Pesan mengenai kekuatan perempuan juga menjadi salah satu hal yang disoroti Cut Mini, pemeran Maisaroh, salah satu anggota Pasukan Inong Balee. Menurutnya, film ini menggambarkan bahwa kesedihan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari proses untuk kembali bangkit.

“Perempuan pada dasarnya sudah diciptakan sangat kuat. Menangis dan bersedih itu wajar ketika kehilangan, tetapi air mata itu justru menjadi booster untuk bangkit kembali. Pasukan Inong Balee membuktikan bahwa kekuatan itu ada di dalam diri setiap perempuan, tinggal kita memilih untuk menyerah atau bangkit menjadi pejuang yang tangguh,” ujar Cut Mini.

Dari sisi produksi, Pasukan 1000 Janda menghadirkan sejumlah adegan laga berskala besar, mulai dari pertarungan satu lawan satu hingga penghancuran kapal. Perpaduan aksi kolosal dan cerita yang terinspirasi dari sejarah nasional diharapkan dapat menghadirkan pengalaman menonton yang menarik bagi berbagai kalangan, termasuk keluarga dan generasi muda.

Film ini disutradarai Archie Hekagery, diproduseri Yuda Wirafianto, dengan Mifta Nur Rizki sebagai ko-produser dan Bunga Mentari sebagai produser eksekutif.

Selain Atiqah Hasiholan sebagai Laksamana Malahayati, film ini turut dibintangi Cut Mini, Tasha Siahaan, Fergie Brittany, Ully Triani, Emil Kusumo, Vincent Verhaag, Hans de Kraker, Dafina Jamasir, Syaura Salsabila, dan Muzakki Ramdhan. Aktor laga internasional asal Belanda, Ron Smoorenburg, yang pernah beradu peran dengan Jackie Chan dalam film Who Am I?, juga turut bergabung dalam jajaran pemeran.

Melalui kisah perjuangan Laksamana Malahayati dan Pasukan Inong Balee, Pasukan 1000 Janda menghadirkan kembali semangat keberanian perempuan dalam menghadapi ancaman terhadap tanah air. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.

Informasi terbaru mengenai film Pasukan 1000 Janda dapat diikuti melalui Instagram @pasukan1000janda dan @manara.studios.

—

SINOPSIS

Selat Malaka, 1599. Ancaman baru datang dari seberang lautan ketika armada Belanda berlayar menuju Selat Malaka untuk merebut jalur perdagangan strategis Nusantara. Di bawah pimpinan Cornelis, seorang admiral yang kejam, pasukan Belanda mulai menebar teror di tanah Aceh.

Desa-desa dibakar, rakyat diburu, dan para lelaki gugur di medan perang. Di tengah kehancuran tersebut, para perempuan kehilangan suami dan keluarga. Ketika harapan hampir sirna dan tidak ada lagi pasukan yang mampu menghadang musuh, mereka memilih untuk bangkit.

Dipimpin oleh semangat perjuangan yang tak padam, para perempuan ini membentuk pasukan yang belum pernah ada sebelumnya: Pasukan 1000 Janda. Dengan satu tekad, mereka bersiap mempertahankan tanah kelahiran dari serangan Belanda, baik di lautan maupun daratan Aceh.

Namun, di balik perjuangan tersebut, ada satu sosok yang selama ini menghilang dari sejarah. Ketika semua orang mengira Laksamana Malahayati telah pergi, kenyataannya mungkin berbeda.

Malahayati tidak pernah benar-benar pergi!

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: indonesiakoma01@gmail.com.
Terima kasih.
______________________

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *