Jakarta Timur, 25 April 2026 — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dinilai sebagai “alarm” penting bagi seluruh elemen pekerja untuk memperkuat peran dan posisi buruh di tengah perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pekerja Buruh Indonesia Raya (GPBI) Jakarta Timur, Bung Karunia Fitriadi, SH., MH., C.Med., menyebut bahwa perjalanan panjang KSBSI menjadi bukti eksistensi sekaligus ketangguhan organisasi buruh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Usia 34 tahun bukan sekadar angka. Ini adalah refleksi dari konsistensi dan daya tahan organisasi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja,” ujar Bung Karunia dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).
Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari digitalisasi, perubahan pola kerja, hingga tuntutan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
“Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa buruh tidak boleh lengah. Kita harus memperkuat posisi, baik dari sisi organisasi maupun kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
GPBI Jakarta Timur juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-34 kepada KSBSI, disertai harapan agar organisasi tersebut terus menjadi kekuatan utama dalam memperjuangkan aspirasi pekerja.
“Selamat ulang tahun ke-34 KSBSI. Teruslah menjadi organisasi yang kuat, adaptif, dan konsisten dalam membela kepentingan buruh Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Bung Karunia mengajak seluruh elemen buruh untuk menjadikan momentum ini sebagai titik kebangkitan bersama dalam memperkuat solidaritas.
“Tidak ada perjuangan yang berhasil tanpa persatuan. Buruh harus tetap solid dan saling menguatkan dalam menghadapi setiap tantangan,” ujarnya.
Ia berharap, semangat HUT KSBSI ini mampu mendorong gerakan buruh menjadi lebih progresif dan berdampak luas bagi kesejahteraan pekerja.
“Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita bisa membawa perjuangan buruh ke arah yang lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.



















