banner 970x250
Berita  

Dari Kailolo, IKBK Teguhkan Semangat Persatuan Bangsa

banner 120x600
banner 468x60

JAKARTA — Enam tahun berdiri, Ikatan Keluarga Besar Kailolo (IKBK) terus berupaya memperkuat persaudaraan masyarakat asal Negeri Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, yang berada di perantauan.

Momentum tersebut dirayakan melalui kegiatan silaturahmi dan senam sehat bersama di Gelanggang Remaja Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (16/8/2026). Perayaan HUT ke-6 IKBK ini sekaligus dirangkai dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

banner 325x300

Mengangkat tema “Semangat 81 Tahun Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, Perkuat Komitmen Ormas Ikatan Keluarga Besar Kailolo (IKBK) dalam Menjaga Persatuan Bangsa”, kegiatan menjadi ruang berkumpulnya warga Kailolo sekaligus para tokoh Maluku di Jabodetabek.

Ketua Umum IKBK Abdul Latip Marasabessy mengatakan, keberadaan IKBK sejak dideklarasikan pada 17 Agustus 2020 diarahkan untuk menjadi wadah bersama bagi warga Kailolo di perantauan.

“Tujuan lahirnya IKBK adalah kami bisa berbuat yang terbaik buat warga Kailolo di perantauan, termasuk di Jabodetabek. Kami ingin semua warga Kailolo yang ada di Jakarta bisa sejahtera, bahagia, dan memiliki rumah besar bernama Ikatan Keluarga Besar Kailolo,” kata Abdul Latip.

Menurut Abdul Latip, perjalanan enam tahun IKBK tidak selalu berjalan tanpa dinamika. Namun, perbedaan pendapat dalam organisasi dinilai sebagai bagian dari proses untuk semakin memperkuat persaudaraan.

Ia menyebut saat ini IKBK memiliki sekitar 300 anggota di Jakarta. Selain menjadi wadah silaturahmi, IKBK juga aktif menjalankan kegiatan sosial, mulai dari senam dan jalan santai hingga penggalangan bantuan bagi anggota atau keluarga yang mengalami sakit maupun musibah.

“Kami berharap IKBK semakin eksis dan terus melakukan hal-hal positif, termasuk berkolaborasi dengan Pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.

Sejarah Kailolo Jadi Pengingat

Ketua Dewan Pembina IKBK Letjen TNI (Purn) Suaidi Marasabessy mengatakan, tanggal berdirinya IKBK memiliki makna sejarah yang kuat bagi masyarakat Kailolo.

Menurut Suaidi, 17 Agustus 1950 menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Negeri Kailolo karena pada tanggal tersebut terjadi peristiwa pembumihangusan negeri itu dalam konflik RMS.

Karena itu, kata dia, peringatan HUT IKBK yang bertepatan dengan momentum kemerdekaan RI harus menjadi pengingat sejarah sekaligus energi untuk membangun masa depan.

“Kita bersyukur, negeri ini sampai hari ini masih tetap eksis,” ujar Suaidi.

Suaidi juga mengajak keluarga besar Kailolo untuk tidak melupakan sejarah dan terus mengambil peran dalam menjaga keutuhan NKRI.

Ia menilai semangat membangun daerah harus berjalan bersamaan dengan upaya menjaga masyarakat dari berbagai ancaman sosial yang berkembang di era digital, termasuk judi online dan pinjaman online.

Selain itu, ia mendorong IKBK ikut berkontribusi dalam mendorong pembangunan Maluku sebagai daerah kepulauan agar mendapatkan perhatian dan kesempatan pembangunan yang lebih baik.

Pemerintah Maluku Dorong IKBK Berkolaborasi

Kepala Badan Penghubung Maluku Saiful Indra Patta mengatakan Pemerintah Provinsi Maluku mengapresiasi keberadaan IKBK yang dinilai telah memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat.

Saiful menyebut kegiatan IKBK tidak hanya memberikan manfaat bagi warga Kailolo, tetapi juga telah menyentuh masyarakat Maluku secara lebih luas.

“Ini bentuk kolaborasi yang sudah ditunjukkan oleh IKBK bersama masyarakat dan tentu juga sangat membantu pemerintah daerah,” kata Saiful.

Ia mengatakan IKBK memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Saiful mendorong IKBK memperkuat tiga hal, yakni kolaborasi dengan pemerintah daerah, kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa, serta memberikan kontribusi nyata bagi NKRI.

Dia juga mengingatkan warga Maluku di Jakarta agar menjaga persatuan dan tidak mudah terpancing provokasi, terutama informasi yang beredar melalui media sosial.

“Jangan cepat terpengaruh dengan provokasi-provokasi yang sengaja membenturkan anak bangsa untuk memecah persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Tokoh Maluku Ingatkan Pentingnya Menjaga Kondusivitas

Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina turut memberikan apresiasi terhadap perjalanan IKBK. Ia berharap organisasi tersebut terus menjadi wadah persaudaraan dan tempat bersama untuk mencari solusi berbagai persoalan masyarakat.

Said juga mengajak keluarga besar IKBK berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Jangan terlalu cepat memberikan respons terhadap suatu persoalan yang belum tentu benar. Sumbernya harus jelas, isi beritanya juga harus jelas,” katanya.

Menurutnya, masyarakat perlu membangun budaya memeriksa informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi yang dapat memicu konflik.

Bangun Solidaritas Lewat Kegiatan Rutin

Wakil Ketua Umum IKBK Musa Marasabessy mengatakan perayaan HUT ke-6 merupakan puncak dari sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan dalam beberapa pekan terakhir.

Selain senam bersama, IKBK juga menggelar kegiatan jalan santai, perlombaan, serta kegiatan sosial.

Musa menegaskan bahwa kegiatan rutin tersebut bukan semata-mata aktivitas organisasi, tetapi menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan warga Kailolo.

“Di mana berpijak, di situ langit dijunjung. Kami terus berkolaborasi dengan warga di sekitar tempat tinggal kami,” ujar Musa.

Ia berharap IKBK semakin mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, baik warga Kailolo maupun lingkungan di mana para anggotanya berdomisili.

Sementara itu, Abdul Latip menyampaikan kepedulian IKBK terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur yang tengah menghadapi musibah. Ia mengatakan organisasi tersebut berencana memberikan dukungan dan donasi sebagai bentuk solidaritas sesama masyarakat Indonesia.

Bagi IKBK, usia enam tahun bukan sekadar angka. Momentum tersebut menjadi penanda perjalanan sebuah organisasi keluarga yang berupaya menjaga identitas dan persaudaraan masyarakat Kailolo di perantauan, sekaligus membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi Maluku dan Indonesia.

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: indonesiakoma01@gmail.com.
Terima kasih.
______________________

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *