banner 970x250

Dinamika Konflik dan Kritik Sosial dalam Sosok Marta di Drama “Nabila”

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Indonesiakoma.com, JAKARTA – Pementasan drama _Nabila_ oleh Sanggar Pelakon di Gedung Kesenian Jakarta pada 19-20 Desember 2025 menampilkan tontonan sarat makna. Disutradarai Jose Rizal Manua, drama ini menonjolkan karakter Marta (diperankan oleh Ayu Basir Nurdin, S.Sn., S.H., M.H., M.Kn.) sebagai sentral konflik yang menarik.

banner 325x300

Marta hadir dengan lapisan karakter yang tebal: setia kawan namun ambisius, serta bersahaja namun penuh kejutan. Plot cerita bergerak dinamis ketika Marta, yang awalnya membela Nabila, justru berbalik arah karena pertemuan emosionalnya dengan Suminta, mantan kekasihnya. Reuni hati yang hampir karam ini menjadi penutup manis bagi kisah Marta.

Lebih dari sekadar drama percintaan, peran Marta menjadi corong kritik sosial mengenai posisi perempuan dalam pernikahan. Penampilan Ayu Basir Nurdin berhasil menyuarakan keresahan perempuan yang kerap terbungkam dalam domestikasi rumah tangga, menjadikan pementasan ini refleksi tepat di momen Hari Ibu. (Manto)

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: indonesiakoma01@gmail.com.
Terima kasih.
______________________

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *