banner 970x250
Film  

Tunggu Aku Sukses Nanti Jadi Film yang Memeluk Lelah Para Pejuang Hidup dan Tulang Punggung Keluarga

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Indonesiakoma.com Jakarta, 9 Maret 2026 – RAPI Films mempersembahkan film Tunggu Aku
Sukses Nanti dari duet sukses sutradara Naya Anindita dan penulis Evelyn Afnilia
saat momen Lebaran 2026. Sebuah film yang akan menghangatkan para pejuang
hidup dan para tulang punggung keluarga dari sudut pandang Arga (Ardit
Erwandha).

Film Tunggu Aku Sukses Nanti sukses mengaduk emosi penonton dengan ceritanya
yang dekat, relevan, dan mewakili mereka yang saat ini masih berjuang menuju
sukses. Ardit, yang pertama kalinya memerankan karakter utama di film drama,
berhasil menampilkan lapisan emosi lelah, marah, dan peluh saat Arga berjuang
untuk menjadi sosok yang ingin dihargai di keluarga besarnya.

banner 325x300

“Ini adalah cerita tentang bagaimana Arga, si tulang punggung keluarga berusaha
mewujudkan mimpi keluarganya, dan keluar dari ketergantungan keluarga besar.
Bagi saya, ini film yang terasa personal dan juga dekat,” ujar sutradara Naya
Anindita.

Produser Sunil Samtani mengungkapkan Tunggu Aku Sukses Nanti juga membawa
permasalahan realitas sosial yang mencerminkan dinamika banyak keluarga
Indonesia di saat Lebaran.
“Film ini ringan namun menyentuh. Penonton akan merasa dekat dengan ceritanya,
sehingga ketika keluar menonton, perasaannya akan hangat,” tambah Sunil
Samtani.

Di film ini, Naya menggambarkan dinamika kemeriahan keluarga Indonesia saat
kumpul Lebaran. Ada saudara yang ‘menyebalkan’ yang selalu memunculkan
pertanyaan-pertanyaan klasik, saling unjuk kesuksesan, hingga menjadi sebuah
ruang perenungan bagi si karakter utamanya, Arga.

Ardit Erwandha, yang memerankan Arga, merasa karakter yang ia perankan
memiliki lapisan yang sangat dekat dengan perjuangan hidupnya. Sekaligus, ia juga
belajar dari perannya.

“Aku banyak belajar dari Arga. Dulu, kalau sedih itu selalu sok kuat, sekarang
mencoba untuk belajar memvalidasi emosi itu. Kalau capek ya capek, enggak
apa-apa. Selesai syuting film ini, aku bahkan nangis karena merasa sudah melewati
tantangan yang aku takuti,” ungkap Ardit Erwandh

CATATAN REDAKSI

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: indonesiakoma01@gmail.com.
Terima kasih.
______________________

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *