Indonesiakoma.com.Jakarta Pusat — Polres Metro Jakarta Pusat kembali menunjukkan wajah humanisnya dengan hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan sambang, Kanit Binmas Polsek Kemayoran mendampingi Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat menyambangi kediaman korban tawuran di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Anggara Sahadewa Wiritanaya, S.H., M.Si., yang didampingi Kanit Binmas Polsek Kemayoran, Iptu Sutono, dengan mengunjungi korban tawuran berinisial D.A., seorang pelajar yang mengalami luka tusuk di bagian punggung akibat aksi kekerasan. Sambang ini dilakukan sebagai bentuk empati, kepedulian, serta dukungan moril kepada korban dan keluarganya.
Dalam suasana penuh keprihatinan, jajaran Polri menyampaikan rasa empati serta memastikan korban dan keluarga tidak merasa sendirian menghadapi musibah yang dialami. Kehadiran Polri menjadi simbol bahwa negara hadir memberikan perhatian, perlindungan, dan penguatan kepada warga yang menjadi korban kekerasan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa sambang korban merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengedepankan nilai kemanusiaan.
“Polri hadir tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menguatkan masyarakat yang menjadi korban. Kami ingin memastikan korban dan keluarga merasakan kehadiran negara serta mendapatkan dukungan moril,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
“Kehadiran anggota kami di rumah korban adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral Polri. Kami terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah tawuran dan menjaga lingkungan tetap aman,” ungkap Kapolsek.
Melalui sentuhan empati dan kehadiran langsung di tengah warga, Polri berharap dapat menumbuhkan rasa aman, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mencegah terulangnya aksi kekerasan di lingkungan permukiman.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



















